Setelah libur dua bulan, pecinta sepakbola Eropa kembali dimanjakan dengan gelaran Europa League, yang kali ini menyajikan partai menarik antara Lazio menghadapi Sevilla pada leg pertama babak 32 besar Europa League di Olimpico, Jumat (15/2/19) dini hari WIB.
Lazio memastikan langkah ke babak 32 besar usai menjadi runner-up Grup H di bawah Eintracht Frankfurt. Pasukan Simone Inzaghi mengumpulkan sembilan poin dan hanya unggul dua poin dari posisi ketiga Apollon Limassol.
Status posisi kedua grup membuat mereka diundi menghadapi juara grup lainnya, yang jatuh ke Sevilla sebagai calon lawan tangguh. Bisa dibilang laga ini merupakan salah satu bigmatch yang tersaji di Europa League.
Baik Lazio dan Sevilla mereka konsisten dalam beberapa musim terakhir, mengganggu setidaknya posisi lima besar di liga masing-masing. Namun Biancocelesti musim ini sedikit mengalami penurunan performa, mereka duduk di posisi ketujuh klasemen meski hanya berjarak satu poin saja dari posisi empat besar.
Sementara itu Sevilla adalah juara grup J, dan penampilan mereka di Europa League cukup memberi gebrakan. Skuat yang dibesut mantan pelatih Girona Machin Perez ini sukses mengumpulkan 12 poin sama dengan posisi kedua FC Krasnodar, tapi yang membedakan adalah produktivitas gol mereka yang luar biasa dengan 18 memasukkan dan enam kemasukan.
Setali tiga uang dengan Lazio, Sevilla mengalami pasang surut penampilan. Sempat menduduki posisi tiga besar di awal musim, kini pasukan Andalusia berada di posisi keempat klasemen La Liga. Mereka juga mengalami krisis dalam enam penampilan terakhir, dengan hanya mengoleksi satu kemenangan.
PEMAIN KUNCI
Joaquin Correa
Lazio kemungkinan tak bisa menurunkan Ciro Immobile sejak awal, karena kondisinya masih belum terlalu fit. Maka kemungkinannya adalah mengandalkan Joaquin Correa yang notabene merupakan mantan pemain Sevilla. Striker asal Argentina ini telah bermain empat kali di Europa League dan menciptakan dua gol. Pengetahuan dan pengalamannya bermain selama beberapa tahun untuk pasukan Andalusia bisa dijadikan Biancocelesti sebagai senjata rahasia untuk meruntuhkan sang tamu.
Wissam Ben Yedder
Sementara itu ujung tombak andalan Sevilla ini juga siap menerjang. Pemain 28 tahun memainkan laga empat kali di Europa League, dan telah menyumbangkan empat gol. Kemampuannya patut diwaspadai, terlebih penempatan posisi dan kecepatannya yang acap kali merepotkan pertahanan lawan. Dia perlu mendapat pengawalan khusus, selagi lini kedua Sevilla memegang bola. Karena tujuan akhir serangan berada ditumpuan Ben Yedder.
PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN
Lazio XI (3-5-2): Thomas Strakosha; Francesco Acerbi, Stefan Radu, Luiz Felipe; Riza Durmisi, Etrit Berisha, Lucas Leiva, Marco Parolo, Romulo; Luis Alberto, Joaquin Correa
Sevilla XI (3-5-2): Tomas Vaclik; Gabriel Mercado, Ibrahim Amadou, Daniel Carrico; Sergio Escudero, Franco Vazquez, Roque Mesa, Ever Banega, Jesus Navas; Wissam Ben Yedder, Quincy Promes

















0 Komentar